Top Stories Archives - Ustadz Cinta https://ustadzcinta.com/tag/top-stories/ Pusat Konsultasi Cinta, Jodoh, Pernikahan, dan Keharmonisan Rumah Tangga Mon, 10 Nov 2025 08:14:42 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1 https://ustadzcinta.com/wp-content/uploads/2024/11/cropped-Logo-UCRS-lengkap-32x32.jpg Top Stories Archives - Ustadz Cinta https://ustadzcinta.com/tag/top-stories/ 32 32 Keajaiban Cinta Keluarga https://ustadzcinta.com/keajaiban-cinta-keluarga/ https://ustadzcinta.com/keajaiban-cinta-keluarga/#respond Wed, 10 May 2023 14:33:14 +0000 http://gpawesome.com/gpblog/?p=1421 Ustadzcinta.com – Salah satu tema yang paling sering diminta oleh para panitia saat mengundang saya

The post Keajaiban Cinta Keluarga appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
Ustadzcinta.com – Salah satu tema yang paling sering diminta oleh para panitia saat mengundang saya mengisi kajian maupun tabligh Akbar adalah: cinta keluarga.

Dalam Islam, keluarga memang harus dicinta. Sebab kebahagiaan maupun kesengsaraan seseorang, tergantung seberapa dia cinta dengan keluarganya.

Bila seseorang begitu cinta dengan keluarganya, lalu mati-matian menjaga diri dan keluarga dari api neraka sebagaimana Allah perintahkan dalam surat At-Tahrim ayat 6, maka jangan kaget bila kelak ia akan meraih kebahagiaan yang tiada tara sebagaimana Allah janjikan dalam surat Ath-Thur ayat 21, yakni dikumpulkan kembali bersama keluarganya di surga.

Sebaliknya, bila seseorang masa bodoh dengan keluarganya, tak peduli keluarganya beriman atau tidak, maka jangan kaget bila Allah golongkan dia ke dalam golongan orang yang merugi serugi-ruginya. Ini sebagaimana Allah singgung dalam surat Az-Zumar ayat 15 bahwa orang-orang yang merugi serugi-ruginya adalah, mereka yang diri dan keluarganya celaka di hari kiamat.

Masing-masing kita memang tak bisa lepas dari keluarga. Baik buruknya keluarga, kita ikut menanggung. Bahagia sengsaranya keluarga, kita juga ikut menikmati.

Maka yang semestinya harus diupayakan orang beriman setiap harinya adalah, bagaimana mencintai keluarganya dengan cara menyelamatkan mereka dunia akherat. Bila masing-masing berupaya menyelamatkan keluarga masing-masing, maka in syaa-Allah persoalan-persoalan sebesar apapun akan teratasi dengan sendirinya.

Seorang presiden pasti punya keluarga. Seorang menteri pasti punya keluarga. Bahkan maling pun punya keluarga.

Mari mulai kita petakan keluarga kita masing-masing. Bila sudah baik dan beriman semua, alhamdulillah. Bila ada yang belum baik dan belum beriman, segera perbaiki bersama-sama, agar do’a para Malaikat betul-betul berlaku pada kita dan keluarga kita.

Apa do’a para Malaikat tersebut? Dalam surat Ghaafir ayat 7 – 8 disebutkan bahwa para Malaikat selalu berdo’a agar semua orang yang beriman yang selalu bertaubat dan mengikuti jalan Allah, dimasukkan ke dalam surga ‘Adn sebagaimana yang telah Allah janjikan, bersama nenek moyang, pasangan, serta anak cucu mereka yang baik dan beriman.

“Ya Rabb kami, jadikan untuk kami pasangan serta anak cucu kami menjadi penentram hati kami. Dan jadikan kami kelak menjadi pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa” (QS. Al-Furqan: 74)

The post Keajaiban Cinta Keluarga appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/keajaiban-cinta-keluarga/feed/ 0
Tenang Bersama Islam https://ustadzcinta.com/tenang-bersama-islam/ https://ustadzcinta.com/tenang-bersama-islam/#respond Wed, 10 May 2023 14:32:12 +0000 http://gpawesome.com/gpblog/?p=1418 Ustadzcinta.com – Mestinya setiap orang Islam selalu hidup tenang karena dalam islam ukuran kemuliaan bukan

The post Tenang Bersama Islam appeared first on Ustadz Cinta.

]]>

Ustadzcinta.com – Mestinya setiap orang Islam selalu hidup tenang karena dalam islam ukuran kemuliaan bukan berdasarkan kepintaran, kekayaan, kekuasaan maupun kelebihan fisik semacam kecantikan, kegagahan atau keperkasaan. Tapi ukurannya adalah: KETAQWAAN (QS. Al-Hujurat: 13).

Maka sepintar, sekaya, sekuasa dan sekeren apapun seseorang, tak menjamin dirinya mulia di hadapan Allah. Alih-alih mulia, justru banyak orang yang akhirnya menjadi hina dengan kepintaran, kekayaan, kekuasaan dan kelebihan fisik yang mereka miliki.

Qarun, Fir’aun, Jalut, Namrud, adalah di antara contohnya. Mereka hebat-hebat secara keduniaan, tapi menjadi hina karena tidak bertaqwa.

Hal menenangkan yang lain adalah, dalam islam ukuran keselamatan dunia akherat itu adalah: AMALNYA. Baik amal ibadah maupun amal sholeh. Orang kaya orang miskin, orang sehat orang sakit, orang muda orang tua, bahkan lelaki maupun wanita, semua bisa berlomba memperbanyak dan memperbaiki amal.

Orang miskin tak perlu menunggu kaya baru beramal. Orang sakit tak perlu menunggu sehat untuk beramal. Begitupun yang muda tak perlu menunggu tua, dan antar lawan jenis tak perlu merasa lebih rendah. Semua sama di hadapan Allah. Yang membedakan hanya amalnya.

Lebih dari itu, dalam surat al-Mulk ayat dua Allah juga ingatkan bahwa tujuan Allah menciptakan kematian dan kehidupan, tak lain dan tak bukan: untuk menguji seberapa banyak dan seberapa baik amal kita.

Yang ketiga, hal yang menenangkan dalam islam adalah, bahwa ukuran dalam beramal ibadah, di samping yang terbanyak dan terbaik adalah: KHUSYU’ dan SABAR. Dan ukuran amal sholeh di samping yang terbanyak adalah: IKHLAS.

Khusyu’, sabar dan ikhlas itu hanya Allah yang tahu. Tak seorang pun tahu seberapa khusyu’ dan ikhlasnya dirinya maupun orang lain. Itulah mengapa Allah mengingatkan dalam surat Al-Isra’ ayat 84, bahwa setiap kita akan beramal sesuai dengan pembawaan masing-masing. Dan Allah yang lebih tahu siapa-siapa yang jalannya paling benar.

Hal keempat yang menenangkan adalah, bahwa dalam islam, ukuran keselamatan seseorang itu selain amal adalah: HUSNUL KHOTIMAH.

Sehebat apapun orang beramal ibadah dan beramal sholeh, bahkan sekhusyu’, sesabar dan seikhlas apapun, pada akhirnya semua tergantung di akhir hayatnya. Bila ternyata HUSNUL KHOTIMAH, maka bergunalah banyaknya amal, berikut khusyu’, sabar dan ikhlasnya selama ini.

Akan tetapi bila ternyata SU-UL KHOTIMAH atau meninggal dalam kondisi tidak baik, maka sia-sialah seluruh amal, kekhusyu’an, kesabaran dan keikhlasannya selama ini.

Itulah mengapa Rasulullah Muhammad SAW mengingatkan bahwa: “SETIAP AMAL ITU TERGANTUNG AKHIRNYA” (HR. Bukhari). Beliau juga mengingatkan dalam hadits tersebut bahwa ada orang yang selama hidupnya beramal seperti amal ahli surga. Tapi di akhir hayatnya ternyata dia melakukan amalan ahli neraka. Maka ke nerakalah nanti tempat kembalinya. Begitupun sebaliknya.

Di sinilah pentingnya ISTIQOMAH dalam beramal. Dan istiqomah itu sekaligus hal yang menenangkan kelima, yang semua orang apapun kondisinya, punya peluang yang sama dalam meraihnya.

Dalam surat Fussilat ayat 30 ayat tekankan tentang keajaiban yang akan diraih oleh orang yang beriman yang bisa istiqamah. Yang itu merupakan peluang yang terbuka bagi semua orang yang beriman untuk bisa istiqamah, apapun kondisinya.

Dan hal menenangkan terakhir dalam. Islam adalah, bahwa ukuran keselamatan dunia akherat adalah: AMAR MA’RUF NAHI MUNGKAR.

Dalam surat al-Anfal ayat 25 Allah ingatkan kita bahwa azab dan kehinaan tak hanya akan menimpa orang yang dholim. Tapi orang baik juga bisa kena, ketika dia hanya baik untuk dirinya, tapi tidak mau mengajak orang lain menjadi orang baik, minimal seperti dirinya. Na’uudzu billaah min dzaalik.

Demikian 6 hal yang menenangkan dalam islam, setidaknya menenangkan bagi diri pribadi penulis selama ini.

Selamat berlomba-lomba untuk menjadi insan paling mulia, dan paling selamat dunia akherat!

The post Tenang Bersama Islam appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/tenang-bersama-islam/feed/ 0
Surat Cinta Buat Corona https://ustadzcinta.com/surat-cinta-buat-corona/ https://ustadzcinta.com/surat-cinta-buat-corona/#respond Wed, 10 May 2023 14:30:59 +0000 http://gpawesome.com/gpblog/?p=1415 Ustadzcinta.com – Surat ini bukan tertuju kepada mbak Corona yang cantik dan berbaju tentara yang

The post Surat Cinta Buat Corona appeared first on Ustadz Cinta.

]]>

Ustadzcinta.com – Surat ini bukan tertuju kepada mbak Corona yang cantik dan berbaju tentara yang viral itu. Juga bukan tertuju kepada “Korona” (Komunitas Rondo Nakal) yang sering dijadikan guyonan di grup-grup WAG itu.

Surat ini betul-betul saya tujukan untuk Corona alias Covid-19 yang telah menjadi Pandemik dan menyebar ke hampir seluruh negara.

“Corona, terima kasih ya! Karena kehadiranmu di bumi ini, sekarang kami in syaa-Allah jadi lebih dekat lagi dengan Allah, Dzat yang telah menciptakanmu dan menciptakan kami semua. Kami in syaa-Allah takkan lepas lagi dari minimal dua do’a. Yakni, Bismillaahi laa yadhurru ma’asmihii syai-un fil ardhi walaa fissamaa-i, wahuwassamii’ul ‘aliim…Dengan menyebut nama Allah, maka sungguh tak ada yang membahayakan bila telah disebut nama-Nya, baik segala sesuatu yang ada di bumi maupun di langit. Dan sungguh Dia Maha Mendengar dan Maha Tahu (HR. Abu Dawud & Tirmidzi). Dan do’a, A’uudzu bikalimaatillaahittaaammati, min syarri maa kholaq…Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan segala sesuatu yang telah diciptakan-Nya (HR. Ahmad)”.

“Corona, dengan dua do’a itu bukan berarti kami sedang membencimu, apalagi mengutukmu. Sebab kami sadar, kehadiranmu adalah atas kehendak Allah untuk menjadi ‘adzab’ bagi yang congkak serta melampaui batas, dan menjadi ‘ujian’ bagi yang beriman”.

“Corona, do’akan kami ya, agar kami tak termasuk orang yang congkak dan melampaui batas dari syariat Allah, agar engkau tak diutus oleh-Nya untuk menghinggapi kami. Kami janji in syaa-Allah kami akan terus mengamalkan apa yang tertera dalam surat Al-Anfaal ayat 33, yakni memperbanyak istighfar dan tobat agar terhindar dari adzab. In syaa-Allah kami juga akan terus mengamalkan surat An-Nisaa’ ayat 147, yakni akan menjadi hamba yang pandai bersyukur dan beriman, agar terjauh dari adzab. Bahkan in syaa-Allah kami juga mengamalkan sebuah hadits Qudsi yang menerangkan bahwa Allah mengurungkan niat-Nya untuk mengadzab manusia karena melihat ada 3 golongan yang luarbiasa, yakni ‘ummaarul masaajid atau golongan orang yang senantiasa memakmurkan masjid, qurraa’ul Qur’aan atau golongan orang yang menghafal dan mengamalkan al-Qur’an, dan wildaanul islam atau golongan anak-anak kaum muslimin yang bersemangat mempelajari islam”.

“Corona, kami tahu kamu tidak jahat. Bahkan kami juga tahu bahwa kamu selalu bertasbih di sela-sela menjalankan tugasmu, sebagaimana Allah telah tandaskan dalam surat Al-Israa’ ayat 44 dan An-Nuur ayat 41 bahwa semua makhluk yang ada di langit dan di bumi termasuk dirimu, selalu bertasbih memuji-Nya”.

“Corona, terakhir kami mohon do’a semoga di antara kami yang kemarin sebegitu takutnya kepadamu sampai-sampai mengalahkan takutnya pada Allah, agar diampuni Allah dan tidak digolongkan orang yang telah melakukan syirik besar ya. Kamu tahu kan Corona, bahwa syirik besar itu ada empat. Pertama, terlalu cinta pada makhluk melebihi cintanya pada Allah (QS. Al-Baqarah: 165). Kedua, terlalu taat pada makhluk melebihi taatnya pada Allah (QS. At-Taubah: 31). Ketiga, terlalu tawakkal pada makhluk melebihi tawakkalnya pada Allah (QS. Al-Maidah: 23). Dan yang keempat, terlalu takut pada makhluk melebihi takutnya pada Allah (QS. Ali Imran: 175)”.

“Makasih ya Corona, surat cinta kami sudah dibaca. Semoga semua yang telah membaca, mengamalkan dan menyebarkan tulisan ini, tak sampai kau hinggapi. Bila pun ternyata kau mampir, semoga hanya sekejap saja dan segera sembuh seketika atas ijin-Nya”.

The post Surat Cinta Buat Corona appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/surat-cinta-buat-corona/feed/ 0
Love Yatim dan Peminta https://ustadzcinta.com/love-yatim-dan-peminta/ https://ustadzcinta.com/love-yatim-dan-peminta/#respond Sat, 06 May 2023 15:28:31 +0000 http://gpawesome.com/gpblog/?p=1247 Ustadzcinta.com – Buat yang merasa pernah hampir putus asa karena didera masalah, tapi akhirnya terharu

The post Love Yatim dan Peminta appeared first on Ustadz Cinta.

]]>

Ustadzcinta.com – Buat yang merasa pernah hampir putus asa karena didera masalah, tapi akhirnya terharu dan berbunga-bunga karena mendapat keajaiban dari-Nya…

Buat yang pernah merasa sepertinya Allah kurang sayang atau kurang adil denganmu, tapi akhirnya sujud syukur karena tersadar betapa Allah ternyata begitu sayang dan tak meninggalkan apalagi membencimu…

Buat yang pernah merasa jadi anak yatim piatu zaman karena punya ortu seperti tak punya ortu, punya pemerintah seperti tak punya pemerintah, tapi akhirnya tetap bisa bertahan karena Allah selalu merengkuh dan menolongmu…

Buat yang pernah merasa beberapa kali tersesat jalan, tersesat pikir, tersesat hidup, tersesat cinta dan lain-lain tapi akhirnya bisa kembali ke jalan yang benar karena Allah selalu membimbingmu…

Buat yang merasa pernah hidup serba kekurangan, tak punya apa-apa, tanggungan menumpuk dan lain sebagainya tapi tiba-tiba bisa bangkit dan kehidupan berbalik 180° karena Allah mencukupimu…

Bersyukurlah dan bersyukurlah setidaknya dengan menyantuni anak-anak yatim, mengasihi para peminta, dan tahadduts binni’mah atau mensyiarkan kegembiraanmu karena Allah telah melimpahi nikmat dengan senang berbagi (QS. Adh-Dhuhaa)…

“Ya Rabb, semoga Engkau jauhkan kami dari berlaku sewenang-wenang terhadap anak yatim, berlaku kejam terhadap para peminta, dan kufur akan nikmat-Mu…”

(Insert: Kajian jelang buka puasa dan santunan yatim & dhuafa keluarga besar INDOSAT pusat Daan Mogot-Tangerang bareng Ustadz Cinta tgl 9/6/2017)

The post Love Yatim dan Peminta appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/love-yatim-dan-peminta/feed/ 0