sport Archives - Ustadz Cinta https://ustadzcinta.com/tag/sport/ Pusat Konsultasi Cinta, Jodoh, Pernikahan, dan Keharmonisan Rumah Tangga Mon, 10 Nov 2025 08:14:17 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1 https://ustadzcinta.com/wp-content/uploads/2024/11/cropped-Logo-UCRS-lengkap-32x32.jpg sport Archives - Ustadz Cinta https://ustadzcinta.com/tag/sport/ 32 32 Alhamdulillah, Akhirnya Bersatu https://ustadzcinta.com/alhamdulillah-akhirnya-bersatu/ https://ustadzcinta.com/alhamdulillah-akhirnya-bersatu/#respond Sat, 27 May 2023 02:56:26 +0000 https://zaferinadigital.com/lukman/?p=2056 Ustadzcinta.com – Umat Islam di desaku ada yang Muhammadiyah, ada yang NU, ada pula yang

The post Alhamdulillah, Akhirnya Bersatu appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
Ustadzcinta.com – Umat Islam di desaku ada yang Muhammadiyah, ada yang NU, ada pula yang “Muhammadi-Nu” dan beberapa aliran yang lain.

Seingatku dari sejak aku kecil hingga usiaku 41 tahun ini belum pernah ada pengajian yang dihadiri bareng. Misal Muhammadiyah yang bikin pengajian, warga NU tak mungkin datang. Begitupun sebaliknya. Kecuali beberapa warga yang bilangnya “Muhammadi-Nu”, mereka kadang bisa ke sana-ke mari.

Namun kenyataan semalam mengubah segalanya. Subhaanallaah, warga desaku yang beda-beda aliran itu berbondong-bondong datang di tabligh akbar kita yang diprakarsai anak-anak muda di kampungku.

Haru melihatnya. Apalagi saat kami melantunkan sholawat, bertasbih, bertahmid, bertahlil dan bertakbir bersama, rasa-rasanya hati ini ingin menangis menyaksikan masyarakat dan para tokoh yang selama ini berseberangan, bahkan dulu pernah pula saling merendahkan, kini jadi bersatu.

Semestinya umat islam di mana-mana memang harus bersatu karena 5 musuh Allah (orang kafir, musyrik, munafik, fasik dan dhalim) saja bersatu.

“Al-ittihad asasun-najaah”. Persatuan adalah dasar kesuksesan.

Ayo saudaraku di manapun kalian berada, bersatulah! Jangan biarkan 5 musuh Allah bertepuk tangan menyaksikan kita bercerai-berai dan berantem sendiri.

Jangan biarkan mereka berlama-lama menjajah dan mengendalikan kita! Saatnya kita bangkit dan melepaskan diri dari kooptasi mereka yang sudah sedemikian parahnya.

Bersatu kita kuat, bercerai kita “kiamat”…

(Insert: Suasana tabligh akbar & #NgajiCinta bareng Uscin dan “Gamelan Tombo Susah II” di Kampung kelahiran Uscin-Karasan, Klaten tgl 17/12/16)

The post Alhamdulillah, Akhirnya Bersatu appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/alhamdulillah-akhirnya-bersatu/feed/ 0
Menjadi Wanita yang Didamba Surga https://ustadzcinta.com/menjadi-wanita-yang-didamba-surga/ https://ustadzcinta.com/menjadi-wanita-yang-didamba-surga/#respond Sat, 27 May 2023 02:55:45 +0000 https://zaferinadigital.com/lukman/?p=2053 Ustadzcinta.com – Jika ingin jadi wanita yang didamba surga, maka jadilah muslimah sejati. Ada setidaknya

The post Menjadi Wanita yang Didamba Surga appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
Ustadzcinta.com – Jika ingin jadi wanita yang didamba surga, maka jadilah muslimah sejati. Ada setidaknya 8 kiat agar in syaa-Allah menjadi muslimah sejati. Kiat tersebut kita singkat menjadi “MUSLIMAH”:

1. M: Manfaat
Nabi bersabda bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling luas kemanfaatannya bagi manusia lain (HR. Bukhari & Muslim).

Begitupun bila ingin menjadi muslimah sejati, maka harus selalu berusaha memperluas kemanfaatannya bagi orang lain.

2. U: Uswah
Dalam surat Al-Ahzab ayat 21 kita diperintahkan untuk meneladani Rasulullah saw. Namun ada satu tugas besar setelah kita meneladani Nabi tersebut, yaitu kita harus menjadi “uswah” atau teladan bagi orang lain. Begitupun bagi wanita yang ingin menjadi muslimah sejati.

3. S: Sigap
Salah satu agar impian dikabulkan Allah, termasuk impian para wanita agar dirindu surga adalah, menjadi pribadi yang sigap. Yakni selalu “yusaari’uuna fil khairaat” atau bersegera dalam menjalankan kebaikan-kebaikan (QS. Al-Anbiyaa’: 90)

4: L: Lemah Lembut
Salah satu misi besar dakwah Nabi adalah menyempurnakan akhlak yang mulia (HR. Bukhari & Muslim). Dan di antara akhlak yang sangat mulia bagi wanita agar menjadi muslimah sejati adalah, memiliki sifat lemah lembut.

5. I: Ikhlas
Jadi wanita itu banyak godaannya. Apalagi bila ingin jadi muslimah sejati. Tapi tak usah khawatir akan tergoda manakala bisa menjadi pribadi yang ikhlas. Sebab si Iblis raja penggoda sejak awal sudah takut dengan orang yang ikhlas (QS. Al-Hijr: 40).

6. M: Mawas Diri
Salah satu ciri muslimah sejati adalah, selalu sibuk mawas diri dengan rajin mengoreksi diri. Kata Umar Bin Khattab: “Koreksilah dirimu sebelum di akherat nanti engkau dikoreksi”. Maksudnya adalah, siapa yang sibuk mengoreksi diri di dunia, in syaa-Allah di akherat kelak sudah bebas koreksian dari Allah dan langsung bisa memasuki surga yang memang sudah lama mendambanya.

7. A: Amar Ma’ruf Nahi Mungkar
Menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran itu kewajiban tiap muslim dan muslimah. Maka sesiapa yang menyibukkan diri di dalamnya, dijamin termasuk “muflihuun” atau orang-orang yang menang dunia akherat (QS. Ali Imran: 104). Dan salah satu bentuk kemenangan di akherat adalah, berhasil memasuki surga Allah.

8. H: Hiasan Terindah
Dunia ini hanyalah perhiasan. Dan perhiasannya yang terindah adalah wanita sholihah. Demikian sabda Nabi dalam hadits riwayat Bukhori & Muslim. “Hiasan terindah” maksudnya adalah wanita sholihah/muslimah sejati itu menjadi “surga” bagi suami & keluarga tercinta, baik di dunia maupun di akhirat.

Ya Rabb, semoga muslimah-muslimah yang menyimak tulisan ini, dan begitupun para ibu, istri, anak perempuan, dan saudari-saudari siapapun yang menyimak tulisan ini, Engkau jadikan semua menjadi muslimah sejati yang menjadi ahli jannah…

(Disarikan dari taushiyah Uscin di masjid Asy-Syifaa’ RSI Fatimah Cilacap tgl 18/12/2016).

The post Menjadi Wanita yang Didamba Surga appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/menjadi-wanita-yang-didamba-surga/feed/ 0
Benar-Benar Bertasbih (Renungan Majelis At-Tasbih) https://ustadzcinta.com/benar-benar-bertasbih/ https://ustadzcinta.com/benar-benar-bertasbih/#respond Thu, 11 May 2023 15:30:46 +0000 http://gpawesome.com/gpblog/?p=1253 Ustadzcinta.com – Seperti langit dan bumi, manusia itu juga gelap gulita tanpa cahaya Ilahi… Barangsiapa

The post Benar-Benar Bertasbih (Renungan Majelis At-Tasbih) appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
Ustadzcinta.com – Seperti langit dan bumi, manusia itu juga gelap gulita tanpa cahaya Ilahi…

Barangsiapa yang tak dicahayai-Nya, maka takkan sedikitpun cahaya ia miliki…

Tanpa cahaya-Nya, manusia seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh gelombang demi gelombang dan di atasnya awan hitam menutupi…

Cahaya Allah itu ada di rumah-rumah kita, rumah-rumah Allah (Masjid & Musholla), serta “rumah besar” (negeri) kita, yang Allah perintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya, dengan cara para penghuni/jamaah/penduduknya banyak BERTASBIH di waktu pagi dan petang hari…

Namun tak semua orang bisa BENAR-BENAR BERTASBIH…

Orang yang bisa benar-benar BERTASBIH sehingga bisa mendapat cahaya-Nya, hanyalah yang berciri:

Pertama, ia tak dilalaikan dari mengingat Allah, baik oleh perdagangan maupun jual beli…

Kedua, ia benar-benar mau mendirikan sholat wajib dan sholat sunat sesuai tuntunan Nabi…

Ketiga, ia sungguh-sungguh mau menunaikan zakat dengan tulus hati…

Keempat, ia benar-benar takut pada hari di mana semua hati dan penglihatan terguncang, yakni kiamat yang pasti akan terjadi…

Kelima, ia selalu melakukan empat hal di atas dengan harapan agar Allah berkenan beri balasan yang lebih baik di akherat nanti dari apa yang telah ia kerjakan di dunia ini…

Inilah BERTASBIH yang benar-benar bertasbih yang in syaa-Allah bisa mengundang cahaya Ilahi…

Semoga dengan istiqomah BERTASBIH rumah kita jadi penuh cahaya-Nya sehingga masalah apapun mudah teratasi dan kesulitan apapun jadi tak berarti…

Semoga dengan istiqomah BERTASBIH, rumah-rumah Allah yang ada di sekitar kita tambah makmur, maju, manfaat dan terberkati…

Semoga dengan istiqomah BERTASBIH, bangsa Indonesia atau “rumah besar” kita ini juga dipenuhi cahaya-Nya sehingga para pemimpin jadi lebih tahu diri dan rakyatpun semakin tenang di hati…

(Disarikan dari QS. An-Nuur: 35 – 41)

The post Benar-Benar Bertasbih (Renungan Majelis At-Tasbih) appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/benar-benar-bertasbih/feed/ 0
Membangun Optimisme https://ustadzcinta.com/membangun-optimisme/ https://ustadzcinta.com/membangun-optimisme/#respond Sun, 07 May 2023 11:25:23 +0000 http://gpawesome.com/gpblog/?p=1270 Ustadzcinta.com – “Kang, apa mungkin kita bisa menang melawan penjajahan baru di negeri kita yang

The post Membangun Optimisme appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
Ustadzcinta.com – “Kang, apa mungkin kita bisa menang melawan penjajahan baru di negeri kita yang super halus, super canggih dan super kuat itu?, sedangkan kita kondisinya sekarang masih lemah. Ya lemah ekonomi, ya lemah politik, bahkan banyak juga yang akhirnya lemah syahwat karena saking stresnya mikir nasib bangsa”, demikian Kang Subrun tiba-tiba ditanya oleh Marcowet, saat mereka duduk-duduk santai di teras masjid Daarul Mahabbah usai jamaah sholat isya’.

Sebelum Kang Subrun sempat menjawab, tiba-tiba Marcuit menyahut, “Betul kang, apa bisa kita menang? Setelah sekian lama tak terasa kita dijajah sehingga seakan kita menjadi gelandangan di negeri sendiri, di mana hampir semua umat islam terlilit hutang, usaha kembang-kempis, cari modal sulitnya minta ampun karena bank-bank dikuasai asing & aseng. Belum lagi masalah hukum serta suksesi kepemimpinan di daerah maupun di pusat yang bisa “diatur” sedemikian rupa oleh mereka. Intinya Negeri kita sudah diobok-obok luar dalam. Saya kok jadi pesimis”.

Belum sempat kang Subrun angkat bicara, tiba-tiba Marciut nyerocos, “Iya betul. Klo mengacu pada hasil survey majalah Time, manusia di muka bumi ini jumlahnya kan sekitar 6,3 milyar. Yang hidupnya susah 3 milyar. Yang hidupnya sangat susah 1,1 milyar. Dan 8 juta di antara orang yang sangat susah itu meninggal tiap tahun karena tak bisa bertahan hidup. Nah, umumnya kita sepertinya masuk di 1,1 milyar itu, sehingga yo wis mau gimana lagi?!…mau ikut ‘Rush Money’ nggak bisa, wong saldo kosong. Mau ikut partisipasi ajakan ‘Larisi Warung Tetangga’, wong hutang yang kemarin saja belum lunas. Hehe…jadi sekarang harus gimana, kang?”.

Setelah menghela nafas sejenak, akhirnya Kang Subrun pun mau mulai bicara. Tapi lagi-lagi baru mau bicara, tiba-tiba Markenif yang sedari tadi diam langsung menyela, “Gini aja kang, agaknya kita-kita ini sadar atau tidak, sebenarnya sedang kehilangan yang namanya optimisme. Keyakinan untuk menang. Kemantapan untuk bangkit. Maka inilah yang perlu “disembuhkan” dulu sebelum kita membahas macam-macam terkait dengan fenomena penjajahan di negeri kita ini”.

“Terus cara membangun optimisme dan membangun semangat baru itu gimana kang Markenif?”, tanya Marcowet, Marcuit dan Marciut serempak.
“Menurutku, caranya setidaknya ada empat yang kita singkat jadi “4Y”.

1. Yakin Bangkit
Mari kita simak lagi firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 249. Di situ diterangkan ‘Betapa banyak kelompok kecil berhasil mengalahkan kelompok besar dengan izin Allah’. Jadi kita nggak usah minder meski kita masih kecil dan lemah. Yakin saja Allah pasti akan menolong dan membangkitkan kita selama kita mau terus berusaha, berdo’a dan berjuang di jalan-Nya.

2. Yakin Kabul
Ternyata dulu Nabi Daud kecil dan Thalut bisa mengalahkan raja raksasa Jalut dan pasukannya yang hebat di antaranya karena yakin do’a mereka terkabul. Dan salah satu do’a mereka yang sangat terkenal sehingga diabadikan dalam surat Al-Baqarah ayat 250 adalah: ‘Ya Rabb kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kokohkanlah langkah kami, dan tolonglah kami dalam menghadapi orang-orang kafir’.

3. Yakin Bisa
Mari kita persiapkan segala kemampuan yang kita miliki untuk menghadapi para penjajah dan musuh-musuh Allah tersebut (QS. Al-Anfal: 60). Kita harus yakin bahwa kita bisa dan mampu, karena Allah mustahil memberikan beban kecuali kita pasti bisa memikulnya (QS. Al-Baqarah: 286).

4. Yakin Menang
Yakinlah seyakin-yakinnya bahwa kita pasti menang dan yang namanya kebathilan itu pasti akan kalah atau lenyap (QS. Al-Israa’: 81). Tapi syarat dan ketentuan tentu berlaku, yaitu kita harus selalu berusaha menghadirkan kebenaran-kebenaran ajaran Islam, baik kebenaran tentang Al-Maidah ayat 51, kebenaran tentang Al-Qur’an itu sendiri, kebenaran tentang Islam adalah rahmatan lil ‘aalamiin dan lain sebagainya, dengan cara mengamalkan dan mendakwahkannya tiada henti”.

“Nah, sekarang giliran kang Subrun untuk berbicara ya, monggo!”, kata Marcowet sambil tersenyum.

“Siap, sekarang aku mau bicara, tolong dengarkan ya!” kata kang Subrun serius. Kang Subrun memang yang tertua di situ dan selalu ditunggu pendapatnya yang kadang ‘nyleneh’ tapi mengena.

Dan setelah semua khusu’ mau mendengarkan, kang Subrun pun melanjutkan pembicaraannya, “Mari kita tutup obrolan kita kali ini dengan bacaan, hamdalah: Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin…”

“Loh, kang, belum ngomong kok ditutup, mau ke mana…?”, tanya mereka keheranan karena melihat Kang Subrun langsung beranjak pergi sambil tersenyum dan mengucap salam perpisahan 🙂

The post Membangun Optimisme appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/membangun-optimisme/feed/ 0