Featured Archives - Ustadz Cinta https://ustadzcinta.com/tag/featured/ Pusat Konsultasi Cinta, Jodoh, Pernikahan, dan Keharmonisan Rumah Tangga Mon, 10 Nov 2025 08:14:17 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1 https://ustadzcinta.com/wp-content/uploads/2024/11/cropped-Logo-UCRS-lengkap-32x32.jpg Featured Archives - Ustadz Cinta https://ustadzcinta.com/tag/featured/ 32 32 Harapan Cinta https://ustadzcinta.com/harapan-cinta/ https://ustadzcinta.com/harapan-cinta/#respond Sun, 04 Jun 2023 12:38:20 +0000 https://zaferinadigital.com/gpinfo/?p=2395 Ustadzcinta.com – Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa saat Rasulullah saw hijrah ke negeri Thaif, beliau

The post Harapan Cinta appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
Ustadzcinta.com – Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa saat Rasulullah saw hijrah ke negeri Thaif, beliau sempat dihujani batu oleh penduduk di sana. Saat beliau menghindar dari hujan batu tersebut, datanglah Jibril menawarkan bantuan pembalasan untuk penduduk Thaif, yakni Jibril akan meminta kepada malaikat penunggu gunung untuk menimpakan gunung ke penduduk Thaif tersebut agar mereka tahu rasa.

Tapi di luar dugaan, ternyata Nabi menolak halus tawaran Jibril tersebut. Nabi menyatakan bahwa misalkan penduduk Thaif sampai tidak mau sadar dan beriman, fa in syaa-Allah ANAK CUCU mereka nanti yang akan sadar dan beriman, serta ikut andil dalam menegakkan kalimat Allah.

Subhaanallaah, maka lewat tulisan ini kami juga berharap mirip harapan Rasulullah, bahwa bila Indonesia ini di antara para pemimpin dan pengurus negara masih saja ada yang “enggan” untuk berlaku sidiqamanahfathonah & tabligh, tapi justru malah “banyak diam”, misalnya saat ada kalangan mencoba “mendiskreditkan para ulama”–padahal ulama adalah pewaris para Nabi–, ataupun kasus-kasus yang lainnya sehingga Indonesia menjadi carut Marut seperti ini, maka semoga ANAK CUCU kita nanti lah yang akan menggantikan mereka atas izin-Nya, sehingga Indonesia betul-betul menjadi baldatun thayyibatun warabbun ghafuur

Namun selagi masih ada waktu, dan selagi para pemimpin serta pengurus negara saat ini masih Sugeng (masih hidup & sehat), mari kita doakan smoga yang belum tersadar segera dibuka hatinya oleh Allah, untuk kemudian mulai berusaha menjadi pemimpin dan pengurus negara yang baik, yang betul-betul mencintai rakyat semata karena-Nya.

(Insert: generasi “ANAK CUCU” penerus bangsa yang luar biasa, siswa-siswi SMP Muh Plus Gunungpring-Muntilan Magelang & SD Muh Nitikan Jogja dalam kajian bareng Uscin tgl 24 & 30 Mei 2017).

The post Harapan Cinta appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/harapan-cinta/feed/ 0
Titipan Doa https://ustadzcinta.com/titipan-doa/ https://ustadzcinta.com/titipan-doa/#respond Sun, 04 Jun 2023 11:24:45 +0000 https://zaferinadigital.com/gpinfo/?p=2382 Ustadzcinta.com – Alhamdulillaah…puji syukur bagi-Mu ya Rabb. Doa titipan dari saudara-saudara kami yang coba kami

The post Titipan Doa appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
Ustadzcinta.comAlhamdulillaah…puji syukur bagi-Mu ya Rabb. Doa titipan dari saudara-saudara kami yang coba kami bantu panjatkan di tanah suci kemarin banyak yang terkabul atas izin-Mu…
Ada yang titip doa agar masalah pekerjaan dan keuangannya kembali lancar, subhaanallaah…satu jam kemudian langsung lancar.

Ada yang setelah dua tahun nikah baru bisa hamil, tapi setelah hamil ternyata janin tak nampak padahal kantung kehamilan sudah usia 7 Minggu. Tapi subhaanallaah…meski dokter sempat menyarankan untuk dikiret, ternyata setelah di-USG ulang, sekarang janinnya mulai terlihat, sehingga tak jadi dikiret. Dan masih banyak lagi keajaiban yang lain termasuk terkabulnya banyak titipan doa untuk kemenangan Anies-Sandi.

Ya Rabb, kami jadi malu karena sebagai perantara doa, kami masih saja ndableg dan banyak dosa. Maka izinkan kami “ngalap berkah” dari para penitip doa yang in syaa-Allah sudah sholeh-sholeh dan sholihah-sholihah itu, sehingga Engkau kabulkan doa-doa mereka. Semoga kebaikan, ketabahan, kesyukuran dan keikhlasan mereka juga menular pada kami. Aamiin.

The post Titipan Doa appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/titipan-doa/feed/ 0
Jadilah yang Terbaik https://ustadzcinta.com/jadilah-yang-terbaik/ https://ustadzcinta.com/jadilah-yang-terbaik/#respond Sat, 27 May 2023 02:58:39 +0000 https://zaferinadigital.com/lukman/?p=2062 Ustadzcinta.com – Karena semua yang ada di sisi kita dari keduniaan yang ada pasti akan

The post Jadilah yang Terbaik appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
Ustadzcinta.com – Karena semua yang ada di sisi kita dari keduniaan yang ada pasti akan hancur, musnah, sirna dan lenyap, maka selayaknya kita mulai fokus dan mati-matian berusaha MENJADI YANG TERBAIK, terutama dalam 3 hal, yaitu:
1. Dalam menjadi insan yang SABAR
2. Dalam BERAMAL SHOLEH
3. Dalam menjadi orang BERIMAN

In syaa-Allah sesiapa yang berhasil mengupayakan setidaknya 3 hal di atas, akan mendapat pahala yang besar dan “hayaatan thayyibah” atau kehidupan yang baik dan indah, baik di dunia maupun di akherat (QS. An-Nahl: 96 – 97).

Semoga kita semua bisa maksimal mengupayakan 3 hal di atas, selagi nyawa masih dikandung badan, karena cepat atau lambat kita pasti akan mati (QS. Al-Anbiyaa’: 35).

(Disarikan dari taushiyah Uscin di depan direktur, dokter & ratusan karyawan RSU Tidar Magelang tgl 18/2/2017)

The post Jadilah yang Terbaik appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/jadilah-yang-terbaik/feed/ 0
Say No To Valentine’s Day https://ustadzcinta.com/say-no-to-valentines-day/ https://ustadzcinta.com/say-no-to-valentines-day/#respond Sat, 27 May 2023 02:57:19 +0000 https://zaferinadigital.com/lukman/?p=2059 Ustadzcinta.com – Mengapa sebagai muslim kita harus bersikap untuk Say No To Valentine’s Day :

The post Say No To Valentine’s Day appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
Ustadzcinta.com – Mengapa sebagai muslim kita harus bersikap untuk Say No To Valentine’s Day :

1. Karena hari Valentin sangat terkait erat dengan ajaran non islam (martirnya pendeta Valentin demi membela sejoli yang saling cinta & tak terpisahkan padahal belum nikah), maka bila ada umat islam yang ikut-ikutan, ia tanpa sadar bisa tergolong ke dalam umat agama yang mengajarkan hari valentin tersebut.

2. Nabi pernah berpesan bahwa barangsiapa yang MENIRU atau ikut-ikutan budaya suatu umat, maka ia akan tergolong ke dalam umat tersebut alias murtad. 

3. Bersyukurlah bila di tanggal 14 februari tidak ikut-ikutan merayakan hari valentin. Dan istighfar serta tobatlah bila kita terlanjur ikut-ikutan, meskipun hanya dengan saling tukar-menukar coklat atau choky-choky, ataupun gula jawa.

4. Islam tidak mengajarkan berkasih sayang hanya di hari tertentu, tapi hendaknya tiap saat dan tiap waktu kita berkasih sayang sebagai tanda cinta dan kepedulian. Baik dengan keluarga, ortu, pasangan, anak cucu, kerabat, tetangga, maupun teman dekat. Bahkan kita juga dianjurkan untuk setiap saat menyayangi anak yatim dan fakir miskin di sekitar kita.

(Disarikan dari taushiyah Uscin dalam talkshow “Say No To Valentine’s Day” di SMAN 1 Karanganom-Klaten tgl 12/2/2017)

The post Say No To Valentine’s Day appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/say-no-to-valentines-day/feed/ 0
Keajaiban Cinta Keluarga https://ustadzcinta.com/keajaiban-cinta-keluarga/ https://ustadzcinta.com/keajaiban-cinta-keluarga/#respond Wed, 10 May 2023 14:33:14 +0000 http://gpawesome.com/gpblog/?p=1421 Ustadzcinta.com – Salah satu tema yang paling sering diminta oleh para panitia saat mengundang saya

The post Keajaiban Cinta Keluarga appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
Ustadzcinta.com – Salah satu tema yang paling sering diminta oleh para panitia saat mengundang saya mengisi kajian maupun tabligh Akbar adalah: cinta keluarga.

Dalam Islam, keluarga memang harus dicinta. Sebab kebahagiaan maupun kesengsaraan seseorang, tergantung seberapa dia cinta dengan keluarganya.

Bila seseorang begitu cinta dengan keluarganya, lalu mati-matian menjaga diri dan keluarga dari api neraka sebagaimana Allah perintahkan dalam surat At-Tahrim ayat 6, maka jangan kaget bila kelak ia akan meraih kebahagiaan yang tiada tara sebagaimana Allah janjikan dalam surat Ath-Thur ayat 21, yakni dikumpulkan kembali bersama keluarganya di surga.

Sebaliknya, bila seseorang masa bodoh dengan keluarganya, tak peduli keluarganya beriman atau tidak, maka jangan kaget bila Allah golongkan dia ke dalam golongan orang yang merugi serugi-ruginya. Ini sebagaimana Allah singgung dalam surat Az-Zumar ayat 15 bahwa orang-orang yang merugi serugi-ruginya adalah, mereka yang diri dan keluarganya celaka di hari kiamat.

Masing-masing kita memang tak bisa lepas dari keluarga. Baik buruknya keluarga, kita ikut menanggung. Bahagia sengsaranya keluarga, kita juga ikut menikmati.

Maka yang semestinya harus diupayakan orang beriman setiap harinya adalah, bagaimana mencintai keluarganya dengan cara menyelamatkan mereka dunia akherat. Bila masing-masing berupaya menyelamatkan keluarga masing-masing, maka in syaa-Allah persoalan-persoalan sebesar apapun akan teratasi dengan sendirinya.

Seorang presiden pasti punya keluarga. Seorang menteri pasti punya keluarga. Bahkan maling pun punya keluarga.

Mari mulai kita petakan keluarga kita masing-masing. Bila sudah baik dan beriman semua, alhamdulillah. Bila ada yang belum baik dan belum beriman, segera perbaiki bersama-sama, agar do’a para Malaikat betul-betul berlaku pada kita dan keluarga kita.

Apa do’a para Malaikat tersebut? Dalam surat Ghaafir ayat 7 – 8 disebutkan bahwa para Malaikat selalu berdo’a agar semua orang yang beriman yang selalu bertaubat dan mengikuti jalan Allah, dimasukkan ke dalam surga ‘Adn sebagaimana yang telah Allah janjikan, bersama nenek moyang, pasangan, serta anak cucu mereka yang baik dan beriman.

“Ya Rabb kami, jadikan untuk kami pasangan serta anak cucu kami menjadi penentram hati kami. Dan jadikan kami kelak menjadi pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa” (QS. Al-Furqan: 74)

The post Keajaiban Cinta Keluarga appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/keajaiban-cinta-keluarga/feed/ 0
Membangun Optimisme https://ustadzcinta.com/membangun-optimisme/ https://ustadzcinta.com/membangun-optimisme/#respond Sun, 07 May 2023 11:25:23 +0000 http://gpawesome.com/gpblog/?p=1270 Ustadzcinta.com – “Kang, apa mungkin kita bisa menang melawan penjajahan baru di negeri kita yang

The post Membangun Optimisme appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
Ustadzcinta.com – “Kang, apa mungkin kita bisa menang melawan penjajahan baru di negeri kita yang super halus, super canggih dan super kuat itu?, sedangkan kita kondisinya sekarang masih lemah. Ya lemah ekonomi, ya lemah politik, bahkan banyak juga yang akhirnya lemah syahwat karena saking stresnya mikir nasib bangsa”, demikian Kang Subrun tiba-tiba ditanya oleh Marcowet, saat mereka duduk-duduk santai di teras masjid Daarul Mahabbah usai jamaah sholat isya’.

Sebelum Kang Subrun sempat menjawab, tiba-tiba Marcuit menyahut, “Betul kang, apa bisa kita menang? Setelah sekian lama tak terasa kita dijajah sehingga seakan kita menjadi gelandangan di negeri sendiri, di mana hampir semua umat islam terlilit hutang, usaha kembang-kempis, cari modal sulitnya minta ampun karena bank-bank dikuasai asing & aseng. Belum lagi masalah hukum serta suksesi kepemimpinan di daerah maupun di pusat yang bisa “diatur” sedemikian rupa oleh mereka. Intinya Negeri kita sudah diobok-obok luar dalam. Saya kok jadi pesimis”.

Belum sempat kang Subrun angkat bicara, tiba-tiba Marciut nyerocos, “Iya betul. Klo mengacu pada hasil survey majalah Time, manusia di muka bumi ini jumlahnya kan sekitar 6,3 milyar. Yang hidupnya susah 3 milyar. Yang hidupnya sangat susah 1,1 milyar. Dan 8 juta di antara orang yang sangat susah itu meninggal tiap tahun karena tak bisa bertahan hidup. Nah, umumnya kita sepertinya masuk di 1,1 milyar itu, sehingga yo wis mau gimana lagi?!…mau ikut ‘Rush Money’ nggak bisa, wong saldo kosong. Mau ikut partisipasi ajakan ‘Larisi Warung Tetangga’, wong hutang yang kemarin saja belum lunas. Hehe…jadi sekarang harus gimana, kang?”.

Setelah menghela nafas sejenak, akhirnya Kang Subrun pun mau mulai bicara. Tapi lagi-lagi baru mau bicara, tiba-tiba Markenif yang sedari tadi diam langsung menyela, “Gini aja kang, agaknya kita-kita ini sadar atau tidak, sebenarnya sedang kehilangan yang namanya optimisme. Keyakinan untuk menang. Kemantapan untuk bangkit. Maka inilah yang perlu “disembuhkan” dulu sebelum kita membahas macam-macam terkait dengan fenomena penjajahan di negeri kita ini”.

“Terus cara membangun optimisme dan membangun semangat baru itu gimana kang Markenif?”, tanya Marcowet, Marcuit dan Marciut serempak.
“Menurutku, caranya setidaknya ada empat yang kita singkat jadi “4Y”.

1. Yakin Bangkit
Mari kita simak lagi firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 249. Di situ diterangkan ‘Betapa banyak kelompok kecil berhasil mengalahkan kelompok besar dengan izin Allah’. Jadi kita nggak usah minder meski kita masih kecil dan lemah. Yakin saja Allah pasti akan menolong dan membangkitkan kita selama kita mau terus berusaha, berdo’a dan berjuang di jalan-Nya.

2. Yakin Kabul
Ternyata dulu Nabi Daud kecil dan Thalut bisa mengalahkan raja raksasa Jalut dan pasukannya yang hebat di antaranya karena yakin do’a mereka terkabul. Dan salah satu do’a mereka yang sangat terkenal sehingga diabadikan dalam surat Al-Baqarah ayat 250 adalah: ‘Ya Rabb kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kokohkanlah langkah kami, dan tolonglah kami dalam menghadapi orang-orang kafir’.

3. Yakin Bisa
Mari kita persiapkan segala kemampuan yang kita miliki untuk menghadapi para penjajah dan musuh-musuh Allah tersebut (QS. Al-Anfal: 60). Kita harus yakin bahwa kita bisa dan mampu, karena Allah mustahil memberikan beban kecuali kita pasti bisa memikulnya (QS. Al-Baqarah: 286).

4. Yakin Menang
Yakinlah seyakin-yakinnya bahwa kita pasti menang dan yang namanya kebathilan itu pasti akan kalah atau lenyap (QS. Al-Israa’: 81). Tapi syarat dan ketentuan tentu berlaku, yaitu kita harus selalu berusaha menghadirkan kebenaran-kebenaran ajaran Islam, baik kebenaran tentang Al-Maidah ayat 51, kebenaran tentang Al-Qur’an itu sendiri, kebenaran tentang Islam adalah rahmatan lil ‘aalamiin dan lain sebagainya, dengan cara mengamalkan dan mendakwahkannya tiada henti”.

“Nah, sekarang giliran kang Subrun untuk berbicara ya, monggo!”, kata Marcowet sambil tersenyum.

“Siap, sekarang aku mau bicara, tolong dengarkan ya!” kata kang Subrun serius. Kang Subrun memang yang tertua di situ dan selalu ditunggu pendapatnya yang kadang ‘nyleneh’ tapi mengena.

Dan setelah semua khusu’ mau mendengarkan, kang Subrun pun melanjutkan pembicaraannya, “Mari kita tutup obrolan kita kali ini dengan bacaan, hamdalah: Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin…”

“Loh, kang, belum ngomong kok ditutup, mau ke mana…?”, tanya mereka keheranan karena melihat Kang Subrun langsung beranjak pergi sambil tersenyum dan mengucap salam perpisahan 🙂

The post Membangun Optimisme appeared first on Ustadz Cinta.

]]>
https://ustadzcinta.com/membangun-optimisme/feed/ 0